"Ketika Aku menciptakan seorang wanita,ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa.Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia..namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan,"
"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang sering kali datang dari anak-anaknya."
"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh."
" Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan,bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya."
"Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya,susuk yang ia tampilkan atau bagaimana ia menyisir rambutnya.Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya,kerana itulah pintu hatinya, tempat di mana cinta itu ada."
dah lame aku tak post ape2 dalam blog aku ni...
tak der mase la beb....
banyak kerja...belambak....
bertimbun timbun....
tension aku....
tapi kali ni...
aku malas nak pikir sal kerja yang berlambak tu....
aku nak mengimbau kenangan aku p melancong kat cameron highland...
btol lah orang kate...
melancong dengan kawan2 tak sama dengan melancong dengan family...
dengan kawan2...
kita bebas...
ha2....
satu kepala.....
perangai pun lebey kurang...
ha2....
jum! jum! tengok gambar kitorang kat sane....
Labels: seronoknya...
pertama kali kali kita berjumpa...
kita tak betegur sapa pun..
tapi bile dah berkawan...
semua bende kita share....
bile bertemu....
tak cukup masa nak bercerita...
tapi bila dah tak bersama....
rindu plak rasanya...
nak nangis pun ada...
teringat kenangan lama....
our meeting at first was fate...
n0t coincident....
frenz forever ..to all my prend
Benarlah kata orang..penantian ni suatu penyiksaan….aku dah tak larat kalau hari2 cam ni…Uh!!! Letihnya menunggu bas…dah la sehari suntuk aku ader kursus…pastu nak balik kolej kene tunggu lagi bas berjam2…dengki gak tengok orang pakai moto…brom!brom! depan mata aku…tapi nak buat cam mane aku takder kenderaan…duit ader pun aku nak simpan nak bayar duit pendahuluan master…redha jer lah dengan keadaan ni……Tuhan berilah aku kekuatan untuk menempuh keaadaan ini…kerna ku mengerti siapa diri ini…(sedih lah plak…)
Mara oh mara…
Ni satu lagi dilema budak2 schollar mara…dah tiga bulan dah duit dapat separuh…maner cukup beb…awal2 sem ni..dah lah nak beli buku banyak..keperluan lagi…mana nak dapat duit hoi….ni kalau perkakas seperti laptop x rosak..kalau x gila dibuatnya…cakap senang ar!!!kawan2 aku dah ramai dah rosak laptop…rosak motherboard…kesian aku tengok diorang…berpeluh gak nak cari duit nak baiki tu….hu2…
Cakap pasal mara ni…aku ader terima borang dari kawan aku…scholar nak sambung blajar kat luar Negara…ikutkan hati memang seronak ar…nak gak sambung kat luar cari peluang…dah undergraduate terlepas peluang…berbalik pasal boring mara ni…dah ler baru iklan 11 januari pas2 nak suh submit 23 januari…mana sempat beb….nak pengesahan lagi…dokumen2 banyk….hu2…
Tapi aku bersyukur yang aku dah dapat borang tu..naseb baik lah si mamat tu bg kat aku…xyah susah2 nak hantar surat mintak…lagi tak cukup masa..
Tapi kat situ nak transkrip final sem…aku baru sem akhir ni…dilemma gak piker pasal ni..tapi ape salahnya kalau aku mencuba kan…kalau ader rezeki dapatkah…kalau xder nak buat cam maner…hu2…
hah....ni pg2 lgi aku dah ada idea nak tulis..
citer ape tah ni...
tapi lucu gak lah..
.
di sebuah r&R area johor la gak....ada ler mamat tua ni..nak kate hensem dah tua..tapi kalau zaman muda dulu hensem gak lah...
ader ke patut mamat ni salah tandas...dah ler masuk melulu...tak bagi sign lansung...
terkejut berut lah si pompuan 2...
si pompuan: pakcik...saya rase pakcik salah tandas lah...
orang tua tu tak mengendahkan aper pompuan tu cakap lantas membuka seluar nya tanpa segan silu...
maka bertempik lah...
pompuan: PAKCIK ini tandas POMPUAN LA...
pakcik: kalau ni tandas pompuan ..NI PUN untuk pompuan gak!!!!
lucah tol lah pakcik tu....hu2...
hu2...
Refleksi: Bunga dan Kumbang
Bunga sedang duduk sendiri di dalam taman, menebar senyum dan pesonanya kepada siapa saja yang memandang dan melihat. Pandangan mengoda sesekali terlihat jelas, senyum sipu pun tersunging manis dibibir Bunga. Karena itu adalah alaminya Bunga. Hasrat yang terpancar dari dalam diri Bungan membuat siapa saja yang melihat, timbul gejolak hendak menyapa.Tak terhitung sudah berapa kumbang yang lihat dan sapa Bunga, namun ia dengan malunya mencoba untuk 'menutup' diri, diam tersipu. Satu duakumbang pun kecewa dan berlalu, jauh pergi meninggalkan Bunga.
Suatu masa, Bunga tergoda pula dengan Sang Kumbang yang menusuk dengan beribu panah rayuan dan pujian. Naluri alami Bunga yang senang dan bahagia saat terayu dan tergoda membuat Bunga akhirnya, luluh juga.
Bunga masuk ke dalam alam keindahan yang diciptakan dan ditawarkan sang Kumbang. Sang Kumbang dengan lihai dan manja membawa Bunga ke alam yang maha agung menurut Bunga. Tiada resah dan curiga merambat dalam diri Bunga. Detik demi detik ia nikmati seolah-olah semua itu tanpa akhir. Kumbang pun semakin sering memuji dan menggoda, entah apa yang ada di balik semua puji dan goda itu. Apakah puji itu tulus, apakah goda itu gurauan, juga tidak ada yang tahu.
Puji dan goda terus saja mengalir, naik semakin tinggi dalam angan Bunga. Bunga bahkan sudah lupa dengan taman dimana ia dulu sering duduk sendiri, menebarkan senyum dan pesonanya. Taman juga merasa kehilangan yang sangat dalam, tapi Bunga tidak pernah mau tau itu. Ia terus saja terhanyut jauh dalam dunia maya sang Kumbang.
Puncak cerita, tanpa tersadar tentang apa yang sudah jauh terjadi, dengan segala rayu dan goda yang terhujam, sang Kumbang mampu untuk merambati, bukan hanya batang Bunga, tapi juga kuntum sari Bunga yang baru saja hadir dan mungkin akan tumbuh dengan indah. Namun Bunga tetap saja belum tersadar dari pingsan yang ia alami selama ini. Itu pula yang membuat Kumbang semakin leluasa untuk terus merambat, naik dan semakin naik saja. Ketika sudah mendaki puncak Bunga, Kumbang pun lelah dan bosan. Fantasi alam fana yang sudah sang Kumbang ciptakan kini sudah tidak semenarik dulu, semuanya kelihatan hambar dan gersang. Pesona dan harum Bunga juga tidak segairah dulu lagi, terlebih lagi Bunga sudah tiada memiliki 'kharisma' alami sekuntum Bunga yang seharusnya ada dan yang seharusnya pula ia 'jaga'. Keindahn yang semu ini sudah tidak menantang lagi untuk diterusakan. Tanpa pesan dan kabar, sang Kumbang melangkah santai, pergi sejauh-jauhnya, dan tiada hasrat untuk melihat Bunga lagi, bahkan untuk menguucapkan 'selamat tinggal sayang'. Bunga akhirnya tercampakkan.
Seperti tersadar dari mimpi yang 'sangat indah', Bunga pada awalnya tidak bisa menerima kalau semua keindahan yang 'sejati' dimatanya ini harus berakhir begitu saja. Tapi semua itu adalah nyata dan harus diterima oleh Bunga. Namun, seperti yang sudah sering dan biasa terjadi bahwa sesal selalu datang di akhir cerita, Bunga tiada sadar kalau dalam diri telah 'tertanam' benih bunga baru, 'buah' dari petualangan yang selama ini ia lalui bersama sang Kumbang yang lari entah kemana.
Sejuta maki dan caci terucap dari bibir Bunga, menutupi segala kegalauan hati yang ada. Benih sudah tertanam dan tiada kuasa untuk merenggut hak hidup dari benih ini. Ia terus tumbuh besar, dan Bunga pun menjadi berita utama di setiap sudut taman saat ia kembali ke tempat asal ia dahulu pernah bersinar indah.
Salah siapa dan dosa siapa ini? Pertanyaan yang tidak pernah mampu dijawab Bunga selama sisa akhir hidupnya. Sang Kumbang tiada kabar berita, hilang lenyap seperti tertelan bumi, bahkan masuk ke dasarnya. Tiada perduli akan nasib Bunga yang telah ia renggut dan campakkan ke tempat 'sampah'.
Apakah ini salah Bunga yang terayu bujuk dan pesona dunia maya sang Kumbang, atau ini salah Kumbang yang tak mampu menahan gejolak hati untuk merayu dan merenggut pesona Bunga? Kepada siapa semua pertanya ini harus Bunga sampaikan? Masih adakah bunga-bunga atau kumbang-kumbang lain yang sudi mendengar keluh dan kesah Bunga? Masihkah ada rasa iba dan kasihan yang tersisa untuk Bunga? Begitu banyak pertanyaan lain yang membuat Bunga sulit untuk bernafas. Sesak didada membuat Bunga ingin segera layu dan gugur dari taman ini. Tapi apakah ini bisa mengakhiri semuanya? Atau malah ini membuat masalah menjadi lebih dan tambah parah lagi? Dan mengapa hanya Bunga saja yang harus menanggung semua ini sendiri? Dimanakh tanggungjawab Kumbang yang juga memiliki andil sehingga semua ini terjadi? Beribu bahkan berjuta pertanyaan bergelut dalam diri Bunga, tanpa ia tahu kapan dan bilakah semuanya ini bisa terjawab.
Keluh dan kesah kini sudah tiada arti lagi. Bunga sadar dan paham benar akan hal itu, karena semua ini sudah 'terlanjur' terjadi. Tapi apakah sang Kumbang juga merasa hal yang sama? Semoga saja. Bunga kembali duduk di taman itu. Namun tidak seperti dulu lagi. Kini ia tiada lagi tersenyum atau menebarkan pesonanya. Karena ia sudah tak mampu lagi untuk tersenyum, ia tak mampu lagi untuk menebar pesona karena memang ia telah kehilangan pesonanya. Namun, di hati Bunga masih terselip sedikit asa dan harapan. Bunga ingin agar apa yang telah ia alami tidak dialami oleh bunga-bunga lain yang baru saja akan tumbuh. Tebarlah pesona mu, tapi jangan terhayut karenanya. Lihatlah 'aku' yang malang ini, belajarlah dari aku. Aku akan tetap berada di taman ini kalau sewaktu-waktu ada yang ingin melihat ku lagi. Aku tak akan berhenti untuk selalu berharap, karena aku masih punya Dia yang akan selalu menjaga ku dan sayang pada ku, seperti apapun adanya aku. Taman itu kini kembali seperti semula karena memang kehidupan ini tetap harus berjalan.
ni dah masuk penggal baru bg pencarian majlis perwakilan pelajar di utm...
semua duk sibuk dengan manifesto masing2...
ump...aku cam biasalah..tiada nafsu semua ni...marah adalah...time ni janji ditabur tapi bile tiba masanya ...semua hampeh..ada masalah masa ...tak cukup badget lah.
bagi aku kan...nak jadi pemimpin ni besar tanggungjawabnya...
jangan cakap mulut saje action nyer xde....nanti kene maki hamun kan...
banyak duit habes untuk pancing undi...ade bg gule2...poster2 penuh digantung sampai tak nampak iklan2 lain..
pro mahasiswa dan pro aspirasi....siapakah pilihan hati???
tak kisah lah siapa menang janji manifesto ditunaikan....
boringlah cakap bende2 ni....
k lah...kita tengok siapa yang menang nanti...aku harap yang menang tu orang yang bertanggungjawablah!!tahu akan tanggungjawab yang perlu ditunaikan....
hu2,,,
umph....
lega hati aku saat ni....bbq bodo2 is over...
kalau minggu ni tak jadi lg..mampus aku kene hentam kat adek2 junior aku...
diorang ni nampak jer innocent tapi ble kenekan orang..pedas gak...
walau cam manapun aku bersyukur everything dah selesai...
tak yah pk2 lg...
makanan memang banyak...hu2...dapat sponsor lagi dari anak mara(mike)...
hopefully after this depa semua dapat concentrate dengan plajaran mereka....
hu2....
